Aku kembali. Aku kembali dari tidur panjang yang melelahkan. Tidak dapat kulihat lagi senyum diwajahku, semua semu. Aku kesepian. Aku benci keramaian yang sepi. Aku seperti akan mati. Mati dan tak berdaya melawan semua.
Masih kuingat darah waktu itu, darah orang-orang yang kubunuh. Bukan salah mereka tapi salahku. AKu tidak menerima mereka tapi mereka tidak kutinggalkan malah kubunuh. Kubunuh dengan keji.
Aku benci dengan orang-orang yang berseliweran, aku benci orang-orang yang datang dan pergi, aku benci semua yang memanfaatkanku. Dan semua sudah kubunuh dihari itu.
Hari ini aku sudah keluar dari tempat laknat itu dan aku tidak bisa melihat diriku tersenyum.
Minggu, 11 April 2010
Minggu, 07 Maret 2010
Ketakutan karena tidak mungkin
Terbangun di pagi buta dengan cahaya matahari yang memancar. Cahayanya menyilaukan mata karena ini memang pagi buta menurut saya.
Saya bangun dengan tenang, tapi ada sesuatu disana. Ada yang saya rasakan dan saya tahu tapi tidak akan saya ungkap. Karena ini hanya untuk memuaskan batin saya yang ingin menulis.
Hal ini terus muncul dengan ketakutan.
Ketakutan saya menghadapinya.
Entah, kali ini saya merasa tidak mungkin.
Walaupun motivator atau orang-orang sekitar saya akan bilang kalau ini mungkin.
Saya tetap merasa tidak mungkin.
Hah. Entah saya harus berbuat apa.
Saya hanya menjadi diri saya sendiri.
Yang menurut saya lebih banyak menyebalkan.
Yasudahlah.
Saya bangun dengan tenang, tapi ada sesuatu disana. Ada yang saya rasakan dan saya tahu tapi tidak akan saya ungkap. Karena ini hanya untuk memuaskan batin saya yang ingin menulis.
Hal ini terus muncul dengan ketakutan.
Ketakutan saya menghadapinya.
Entah, kali ini saya merasa tidak mungkin.
Walaupun motivator atau orang-orang sekitar saya akan bilang kalau ini mungkin.
Saya tetap merasa tidak mungkin.
Hah. Entah saya harus berbuat apa.
Saya hanya menjadi diri saya sendiri.
Yang menurut saya lebih banyak menyebalkan.
Yasudahlah.
Senin, 01 Maret 2010
Bebaskanlah!
Saya baru saja membaca sebuah polling tentang wanita merokok mempersulit jodohnya sendiri?
Saya takjub melihat isi polling yang isinya lebih banyak yang setuju.
Alasan yang ada adalah kebanyakan tentang laki-laki ingin memiliki wanita yang berkepribadian menarik dan bla-bla-bla.
Heran saya bacanya, kenapa di Indonesia ini kebanyakan orang selalu menilai negatif dengan wanita yang merokok. Apa salahnya? Apakah dengan merokok dapat mengubah sifat menjadi nakal. Sangat disayangkan dengan banyak orang berpikiran dangkal itu.
Semua orang pasti ingin memiliki pasangan yang baik tapi menurut saya merokok hanya sebuah kebiasaan yang tidak mengubah sifat.
Mengapa banyak orang begitu melihat wanita merokok dengan pandangan negatif? Mereka sama saja dengan laki-laki yang merokok. Apa bedanya dan apa salahnya?
Bah. Bebaskanlah mereka menurut yang mereka mau jangan menilai negatif hanya dengan penampilan.
Saya pikir tidak semua orang menilai seperti itu sih dan saya salut dengan laki-laki yang bisa menerima wanita apa adanya. Kalian hebat!
Saya takjub melihat isi polling yang isinya lebih banyak yang setuju.
Alasan yang ada adalah kebanyakan tentang laki-laki ingin memiliki wanita yang berkepribadian menarik dan bla-bla-bla.
Heran saya bacanya, kenapa di Indonesia ini kebanyakan orang selalu menilai negatif dengan wanita yang merokok. Apa salahnya? Apakah dengan merokok dapat mengubah sifat menjadi nakal. Sangat disayangkan dengan banyak orang berpikiran dangkal itu.
Semua orang pasti ingin memiliki pasangan yang baik tapi menurut saya merokok hanya sebuah kebiasaan yang tidak mengubah sifat.
Mengapa banyak orang begitu melihat wanita merokok dengan pandangan negatif? Mereka sama saja dengan laki-laki yang merokok. Apa bedanya dan apa salahnya?
Bah. Bebaskanlah mereka menurut yang mereka mau jangan menilai negatif hanya dengan penampilan.
Saya pikir tidak semua orang menilai seperti itu sih dan saya salut dengan laki-laki yang bisa menerima wanita apa adanya. Kalian hebat!
Jumat, 26 Februari 2010
Menunggu Dunia Berputar
Pilihan itu muncul seraya dengan pikiran yang muncul.
Pilihan untuk sendiri dan bebas atau bersama dan terhalang.
Pilihan yang tepat untuk sementara ini adalah sendiri dan bebas.
Karena monster sedang muncul, dia tidak peduli orang lain.
Monster ini hanya menyukai kejujuran dan kemenangan.
Jujur mengungkapkan apa yang dia rasakan dan merasakan kemenangan atas perkataannya.
Menunjukkan rasa bersalah yang tidak dia rasa atau menunjukkan rasa sedih yang dia karang.
Dia hanya memantaskan dirinya untuk diri sendiri, sementara ini.
Dia sombong, iya.
Dia menyebalkan, iya.
Dia sadar, iya.
Tapi dia tidak mau peduli.
Dia hanya yakin akan ada seseorang yang hebat yang sanggup menanganinnya.
Tidak akan sekarang, semua masih jauh.
Dia sangat sadar tak akan ada yang bisa menerima dia yang sangat bebas.
Tapi dia yakin, seorang akan muncul.
Tulus. Lalu, dunia akan berputar lagi.
Pilihan untuk sendiri dan bebas atau bersama dan terhalang.
Pilihan yang tepat untuk sementara ini adalah sendiri dan bebas.
Karena monster sedang muncul, dia tidak peduli orang lain.
Monster ini hanya menyukai kejujuran dan kemenangan.
Jujur mengungkapkan apa yang dia rasakan dan merasakan kemenangan atas perkataannya.
Menunjukkan rasa bersalah yang tidak dia rasa atau menunjukkan rasa sedih yang dia karang.
Dia hanya memantaskan dirinya untuk diri sendiri, sementara ini.
Dia sombong, iya.
Dia menyebalkan, iya.
Dia sadar, iya.
Tapi dia tidak mau peduli.
Dia hanya yakin akan ada seseorang yang hebat yang sanggup menanganinnya.
Tidak akan sekarang, semua masih jauh.
Dia sangat sadar tak akan ada yang bisa menerima dia yang sangat bebas.
Tapi dia yakin, seorang akan muncul.
Tulus. Lalu, dunia akan berputar lagi.
Langganan:
Postingan (Atom)